<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>&#039;illah Archives - Darussalam Asy Syafii</title>
	<atom:link href="https://darussalam.or.id/tag/illah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://darussalam.or.id/tag/illah/</link>
	<description>Pusat Pembelajaran Fiqh Madzhab Asy-Syafi&#039;i</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Dec 2021 13:29:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://darussalam.or.id/wp-content/uploads/2019/08/cropped-ds-icon-32x32.png</url>
	<title>&#039;illah Archives - Darussalam Asy Syafii</title>
	<link>https://darussalam.or.id/tag/illah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Al-‘Illah Al Qōshiroh</title>
		<link>https://darussalam.or.id/2019/05/al-illah-al-qoshiroh/</link>
					<comments>https://darussalam.or.id/2019/05/al-illah-al-qoshiroh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Farid Fadhillah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2019 20:49:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqh]]></category>
		<category><![CDATA[Ushul Fiqh]]></category>
		<category><![CDATA['illah]]></category>
		<category><![CDATA[takhrijul furu']]></category>
		<category><![CDATA[ushul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://darussalam.or.id/?p=146</guid>

					<description><![CDATA[<p>Al Imam Az zanjani dalam takhrijul furu’ ‘alal ushul-nya menyebutkan dalam masalah ke-2: al ‘illah al qōshiroh. ‘Illah adalah suatu</p>
<p>The post <a href="https://darussalam.or.id/2019/05/al-illah-al-qoshiroh/">Al-‘Illah Al Qōshiroh</a> appeared first on <a href="https://darussalam.or.id">Darussalam Asy Syafii</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Al Imam Az zanjani dalam <em>takhrijul furu’ ‘alal ushul</em>-nya menyebutkan dalam masalah ke-2: <em>al ‘illah al qōshiroh</em>. <em>‘Illah</em> adalah suatu makna yang berkonsekuensi adanya hukum, sebagaimana disebutkan Al Imam Asy Syirōzi dalam Al-luma’.</p>
<p>Para ulama ushul membagi <em>‘illah</em> menjadi <em>qōshiroh</em> dan <em>muta’addiyah</em> yang masing-masing nya bisa <em>manshushoh</em> (yang tersebut langsung di dalam <em>nash</em>/tersurat) dan <em>mustanbathoh</em> (yang digali, tidak disebut langsung oleh <em>nash</em>/tersirat). <em>Al-‘illah al qōshiroh</em>  adalah <em>‘illah</em> yang terbatas pada suatu nash saja (<em>al ashl</em>) dan tidak terdapat pada selainnya (<em>al far’u</em>). Sementara, <em>al illah al muta’addiyah</em> adalah <em>‘illah</em> yang terdapat pada nash (<em>al</em> <em>ashl</em>) dan juga pada selainnya (<em>al far’u</em>). Contoh <em>‘illah muta’addiyah manshushoh</em> adalah sabda Rasulullah sallallahu alaihi wasallam tentang kucing:</p>
<p style="text-align: center;">إنها ليست بنجس إنها من الطوافين عليكم والطوافات</p>
<p><em>‘Illah</em> ini jelas disebutkan (<em>manshush</em>) yaitu karena kucing termasuk hewan yang banyak beredar di sekitar kita. Ia juga bersifat <em>muta’addiyah</em> kepada selain yang disebutkan di dalam <em>nash</em> seperti tikus misalnya dengan <em>‘illah</em> yang sama yakni hewan yang banyak beredar di sekitar kita. Adapun contoh <em>‘illah qōshiroh manshushoh</em> adalah wajibnya <em>kafaroh</em> bagi yang bersenggama di siang hari bulan ramadhan , contoh <em>‘illah qōshiroh mustanbathoh</em> adalah misalnya safar yang boleh untuk berbuka (tidak berpuasa)</p>
<p>Perlu diketahui bahwa disini terjadi <em>khilaf ushuliy</em> antara <em>hanafiyyah</em> dan <em>syafi’iyyah</em>. Menurut madzhab kami ta’lil (beralasan) dengan <em>al illah al qoshiroh</em> itu shohih, sementara menurut Al imam abu hanifah rahimahullah hal itu <em>bathil</em>. Guru kami, Asy syaikh Sa’ad Asy syitsri  hafidhohullah berkata bahwa para ulama’ sepakat akan bolehnya ta’lil dengan &#8216;<em>illah qoshiroh manshuhoh</em>, adapun yang diperselisihkan oleh para ulama ushul adalah ta’lil dengan <em>al illah al qoshiroh al mustanbathoh</em>. Lebih lanjut lagi beliau mengatakan sumber khilaf itu adalah apakah faidah ta’lil itu. Oleh karenanya Imam Az zanjani rahimahullah menyebutkan bahwa mereka (<em>hanafiyyah</em>) berpendapat bahwa <em>illah qoshiroh</em> itu tidak ada faidahnya karena tidak bisa menetapkan hukum apapun selain apa yang ditetapkan oleh di dalam <em>nash</em> tersebut.</p>
<p>Berangkat dari <em>khilaf ushuliy</em> ini maka terjadi khilaf apakah hukum di dalam <em>nash</em> itu disandarkan kepada <em>nash</em> nya saja ataukah ia disandarkan kepada <em>‘illah</em>-nya? Maka dalam madzhab kami ia disandarkan kepada <em>nash</em>-nya, sementara mereka mengatakan bahwa ia disandarkan kepada <em>‘illah</em>-nya.</p>
<p>Dari <em>khilaf ushul</em> ini kita lihat contoh khilaf dalam <em>furu’</em>-nya seperti pada dua contoh berikut ini:</p>
<ol>
<li>Kotoran yang keluar dari selain dua jalan tidak membatalkan wudlu karena <em>‘illah</em>-nya terbatas pada apa yang disebutkan dalam <em>nash</em> Sementara mereka, hanafiyyah berpendapat bahwa itu membatalkan wudlu karena ‘<em>illah</em>-nya adalah keluarnya najis tersebut dari tubuh.</li>
<li>Batalnya puasa karena makan dan minum pada siang hari ramadhan tidak wajib <em>kafarah</em> karena <em>‘illah</em> akan <em>kafarah</em> sebagaimana disebutkan di dalam <em>nash</em> yaitu hanya untuk yang batal karena bersenggama. Sementara mereka, hanafiyyah berpendapat bahwa, <em>kafarah</em> itu umum baik yang karena senggama atau selainnya, karena <em>‘illah</em>-nya adalah batalnya puasa secara umum.</li>
</ol>
<p>Allahua&#8217;lam bi-sh showab</p>
<p>Ditulis oleh al faqir &#8216;ila rahmati robbihi</p>
<p>Farid Fadhillah</p>
<p>Riyadh, 8 ramadhan 1440 H</p>
<p>The post <a href="https://darussalam.or.id/2019/05/al-illah-al-qoshiroh/">Al-‘Illah Al Qōshiroh</a> appeared first on <a href="https://darussalam.or.id">Darussalam Asy Syafii</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://darussalam.or.id/2019/05/al-illah-al-qoshiroh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching 48/58 queries in 0.017 seconds using Disk

Served from: darussalam.or.id @ 2026-09-24 17:14:35 by W3 Total Cache
-->