Akad Wakalah Bertransformasi Menjadi Akad Sewa Jasa (Ijarah), Bisakah?

Pada pembahasan Fiqih Muamalat terdapat satu kondisi yang memungkinkan akad wakalah bertransformasi menjadi akad sewa jasa ijarah.

Gambaran kasus misalnya sebagai berikut: Badrun mewakilkan (akad wakalah) kepada Zaid untuk menjualkan rumahnya kepada konsumen. Lalu setelah akad wakalah ini berjalan beberapa waktu, kedua belah pihak sepakat mengubah akad wakalah menjadi akad sewa jasa ijarah dimana Badrun berakad ijarah dengan Zaid untuk menjualkan rumahnya.

Dalam pandangan ulama fiqih wabil khusus Syafiiyah sahkah akad tersebut? Mari kita cek di beberapa referensi kitab fiqih ulama Syafiiyah.

Di dalam kitab أسنى المطالب في شرح روض الطالب juz 2 halaman 278 disampaikan:

فإن كان باستئجار بأن عقدت بلفظ الإجارة فهو لازم لا يقبل العزل وهذا ظاهر لا يحتاج إلى التنبيه عليه

Apabila akad wakalah bertransformasi menjadi akad ijarah dengan gambaran para pihak saling berakad dengan lafal redaksi ijarah, maka akad ijarah tersebut menjadi akad lazim yang mengikat kedua belah pihak dan tidak bisa dibatalkan begitu saja, hal ini begitu jelas dan tidak perlu didetailkan lagi karena begitu jelasnya.

Kemudian di dalam kitab روضة الطالبين وعمدة المفتين pada juz 4 halaman 332 disampaikan:

متى قلنا: الوكالة جائزة، أردنا الخالية عن الجعل. فأما إذا شرط فيها جعل معلوم، واجتمعت شرائط الإجارة، وعقد بلفظ الإجارة، فهي لازمة

Maka kapanpun kita mengatakan akad wakalah/perwakilan adalah akad jaiz dimana setiap pihak bisa untuk membatalkannya, berarti akad wakalah itu terbebas dari upah. Adapun jika dalam wakalah dipersyaratkan adanya nominal upah tertentu yang diketahui para pihak yang berakad, kemudian terpenuhi syarat-syarat ijarah pada akad tersebut, dan pihak yang berakad saling berakad dengan lafal redaksi ijarah maka akad wakalah sah bertransformasi menjadi akad ijarah yang lazim mengikat kedua belah pihak dan tidak bisa dibatalkan begitu saja.

Terakhir, masih dari Syafiiyah di dalam kitab الحاوي الكبير في فقه مذهب الإمام الشافعي وهو شرح مختصر المزني juz 6 halaman 529 disampaikan:

قال الماوردي: وهذا كما قال وقد ذكرنا أن الوكالة تجوز بجعل وبغير جعل ولا يصح الجعل إلا أن يكون معلوما. فلو قال: قد وكلتك في بيع هذا الثوب على أن جعلك عشر ثمنه أو من كل مائة درهم في ثمنه درهم لم يصح للجهل بمبلغ الثمن وله أجرة مثله

Imam Al Mawardi menyampaikan: Yang demikian sebagaimana telah disampaikan, serta telah kami sebutkan bahwa akad wakalah boleh ada upah serta boleh juga tidak ada upah alias gratis. Upah dalam akad ini tidak diperkenankan kecuali jika nominal upah telah diketahui oleh para pihak yang berakad. Apabila seseorang berkata: saya wakilkan kepada engkau penjualan pakaian ini dengan syarat upah yang engkau terima adalah 1/10 dari harga pakaian tersebut, atau tiap 100 dirham dari harganya engkau dapat 1 dirham, maka akad tersebut tidak sah karena jumlah harga jual tidak diketahui. Pada kasus ini sang wakil mendapatkan ujrah mitsl alias upah standar bukan upah yang disampaikan saat akad.

Jadi kesimpulannya, menurut Syafiiyah akad wakalah bisa bertransformasi menjadi akad ijarah dengan 3 syarat yaitu:

  1. Dipersyaratkan adanya nominal upah tertentu yang diketahui pihak yang berakad
  2. Terpenuhi syarat-syarat ijarah pada akad tersebut
  3. Para pihak saling berakad dan saling bertransaksi dengan lafal redaksi ijarah

Demikian pembahasan ringkas terkait hal ini. Semoga bermanfaat.

والله تعالى أعلم بالصواب

Dirangkum oleh: Yurifa Iqbal (alumni Ma’had Darussalam Asy Syafi’i angkatan 3)
Murajaah: Al Ustaz Abu Husain Agus Waluyo – Mudir Ma’had Darussalam Asy Syafi’i

____
Jadikan ilmu syar’i sebagai solusi dalam setiap urusan dunia dan kunci untuk keselamatan akhirat. Selain Fiqih Syafi’i, kami mengulas berbagai cabang ilmu diniyah untuk membekali keseharianmu. Mari bertumbuh dalam ilmu dengan bergabung Bersama Mahad Darussalam Asy-Syafi’i Yogyakarta untuk pendalaman materi diniyah yang sistematis

Yuk Segera Follow & Pantau Media Kami:

Website: darussalam.or.id
Facebook: fb.me/darussalam.or.id
Instagram: instagram.com/darussalam.or.id
YouTube:  youtube.com/mahaddarussalam
WhatsApp: bit.ly/WAdarussalam

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *